//
you're reading...
All, Chapter III - Complication of Life

Poor


POST ILLUSTRATION

POST ILLUSTRATION

Awei adalah pemuda miskin. Ia dan ibunya tinggal di sebuah gubuk tua di bagian pemukiman desa yang paling dalam, dekat kaki gunung, membelah sebuah sungai yang sangat panjang. Dari apa yang diceritakan Awei, bahwa ayahnya adalah bekas tentara perang dan aktif sewaktu membela negaranya melawan Jepang. Beberapa tahun yang lalu karena sakit keras, ayahnya mangkat. Tinggallah Ia dan ibunya. Namun sebenarnya pada saat kematian Ayahnya, Awei sedang menuntut ilmu di kota besar di Beijing, Cina. Dia adalah siswa sekolah menengah atas tingkat akhir. Karena keadaan, ia putus sekolah dan akhirnya pulang ke kampung halamannya di desa ini. Menyedihkan, padahal jika Ayahnya dapat bertahan dalam beberapa bulan lagi, Awei mungkin dapat lulus sekolah menengah atas dengan sangat baik. Kemampuan berbahasa Inggris Awei di dapatnya saat ia bersekolah.

Pagi-pagi sekali aku sudah terbangun, karena aku harus membantu Awei di ladang. Ayah Awei meninggalkan 5 hektar sawah dan ladang untuk mereka olah. Awei selalu dengan penuh semangat pergi untuk bekerja. Kesalutan kulihat saat ia tidak sekalipun mengeluh atas kesengsaraan hidupnya. Dalam pandangannya hidup adalah mengabdikan diri agar berguna bagi orang yang kita cintai. Memang betul, dan aku agak segan jika aku bermalas-malasan di pagi hari dan tidak bersemangat seperti dirinya.

Cuaca sangat dingin di luar. Musim mulai berganti. Beberapa hari ke depan adalah sedikit kesempatan yang tersisa untuk bekerja di ladang; setelah nanti pada titik perubahan suhu yang ekstrem, kami berlindung di dalam gubuk, mengencangkan tali mantel, dan tidur dalam balutan musim dingin yang sunyi.

Seperti yang kuketahui, aku hilang ingatan. Aku tak sanggup mengingat apa pun yang telah terjadi, maka aku hanya menjalani kehidupan di desa ini dengan apa adanya. Kelegaan mungkin akan dirasakan oleh banyak orang, jika mereka hilang ingatan. Dalam kehidupan yang sangat sederhana ini, aku mulai mengenal diriku yang lain, yang sebelumnya tidak pernah aku kenal, karena aku memiliki ingatan yang abadi yang telah hilang.

Aku berjalan di sepanjang jalan bebatuan dengan telanjang kaki. Tanjakan yang tajam, kerap kali membuat kakiku terasa sakit, namun tidak lama berselang, aku mulai terbiasa. Aku melihat kegigihan untuk menjalani kehidupan yang keras ada pada diri Awei. Dia bukan lagi pengandaian, tapi dia adalah contoh nyata. Aku memperhatikan punggungnya dari belakang, dan menatap suatu hikmat dari seorang anak yang berbakti pada orang tuanya.

Seringkali aku berbincang dengan Awei, dia sangat fasih berbahasa Inggris. Dia mengatakan bahwa dia adalah yang terbaik dalam berbahasa Inggris di sekolahnya dulu. Sekarang dia merasa sangat senang, karena dapat mempraktekkan ilmu berbahasanya secara langsung denganku.

Setibanya di ladang yang luas, Awei menepuk pundakku, lalu berkata, “Let’s work!” Sambil menatapku dengan mata yang berbinar.

Terang belum datang, namun kami sudah bekerja dengan giat. Orang-orang desa seringkali datang menyambut pagi, karena bagi mereka menyambut pagi seperti menyambut harapan.

Ya, masih ada harapan di setiap pagi yang datang.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-

-This post also published on anotherday.tk


RELATED POST :

Loving HerStrandedErnieHigherForgottenDreamBlack ShadowWinterKidnappedStormSilentStruggleTearsChristmas EveFuneral, Wisdom

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

2 thoughts on “Poor

  1. cie cie cie……..

    Posted by yisha | December 5, 2012, 8:35 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: