//
you're reading...
All, Stranger

Hutang Budi


Hutang Budi

Hutang Budi

Benarlah, sesuatu yang disembunyikan itu karena suatu perasaan hutang budi. Semakin jelas sebuah gambaran peristiwa yang sesungguhnya. Apa yang sebenarnya terjadi antara Aleksei dan Kumoro? Ignatius menggambarkan-nya dalam bentu grafik di mana awal mula semua permasalahan bermula dari insiden gang sempit yang terjadi di Cina. Kumoro diselamatkan oleh Aleksei, sementara Aleksei, tahu bahwa hal ini adalah momentum, momentum untuk mengendalikan Kumoro sepenuhnya. Maka sebuah keputusan dilematis-pun di mulai.

Aleksei membawa Kumoro pada suatu rumah persembunyian. Ia menyembuhkan luka di wajah Kumoro dengan membahusi-nya dengan air terlebih dahulu, lalu meneteskan obat luka di wajahnya. Beberapa saat kemudian, dengan merintih sambil menahanan tubuh yang terasa sakit karena salah urat, Kumoro menyentuh tangan Aleksei yang memegang kapas. Aleksei hanya diam, kemudian menyingkirkan tangan Kumoro dari pergelangan tangan-nya sendiri.

“Why …. ?” tanya Kumoro dengan nada suara yang lemah, “Why did you save me …. ?”

Lagi-lagi Aleksei hanya diam, karena ia bermaksud menyembunyikan maksud licik-nya. Ia hanya menjawab sepatah kata, “Nothing.”

“For nothing ….?” mulut Kumoro seperti bergumam, lalu ia berusaha mengangkat tubuh-nya. Matanya menatap mata Aleksei dengan seksama.

“What???” tanya Aleksei, sedikit merasa tidak nyaman, “You should thank me for saving your life.” katanya lagi.

Kumoro menyeringai dan tak lama kemudian Ia mengatakan sesuatu yang menyinggung Aleksei, “Do you think I will let you go, because you have saved my life? I know you are TRAITOR!”

Segera Aleksei mengeluarkan senjata api dari saku jas bagian dalam. Ia mengokang-nya dengan cepat, lalu menodongkan ujung senjata api tersebut ke atas kening Kumoro.

“Now you listen.” Aleksei membisiki telinga Kumoro, “You will never kill me, at last for your own hand. If you want to kill me, at last for one try, you will get expelled from Indonesian Intelligence. Your boss knew that I’ve saved your life, and because he didn’t know that the meeting with the Chinese Gengster was real.”

Wajah Kumoro berubah merah padam karena merasa malu bercampur marah. Ia ingin menyerang Aleksei, namun kedua tangan-nya yang lemah tertindih tubuh Aleksei.

“F**** You!!!!” Kumoro mengumpat, diikuti dengan ludah yang menyemprot dari dalam mulutnya ke arah wajah Aleksei.

Aleksei hanya tertawa, tawa-nya membahana dari dalam rumah, terdengar menggema, dan menyeramkan. Ia menghapus air liur Kumoro dari wajahnya, kemudian berdiri membalikkan badan. Ia mengatakan sesuatu sambil menatap keluar jendela, “You can kill me, but remember, I saved you. You should thank me for that. If you don’t want to thank me, just kill me now.” Aleksei melemparkan senjata api-nya ke atas tubuh Kumoro. Kumoro segera memungut senjata api tersebut dan bermaksud menembakkan-nya ke arah Aleksei.

“Shoot me, now, stupid!” Aleksei menggertak, namun tangan Kumoro gemetar terangkat. Ia secara psikologis tidak sanggup menembak sekarang. Jiwa-nya sedang dilematis. Suasana tegang, sama tegang-nya dengan tangan Kumoro. Ujung jemarinya sudah menyentuh pelatuk, dan sepersekian detik itu, terjadilah suatu keputusan yang akan mempengaruhi banyak peristiwa di masa depan.

“No, I can’t.” Kumoro menurunkan senjata api yang ia todongkan, lalu melemparkan-nya ke arah luar jendela. Senjata api tersebut jatuh di atas halaman rumput yang hijau, “I can’t kill you. No …. not me. I wish someday, somebody will kill you.”

Lagi-lagi Aleksei tertawa. Tawa kemenangan yang keluar dari mulutnya.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-

-This post also published on anotherday.tk


Related Post : Sang PengkhayalBerantakanHujanMisteri, Gang Sempit, Yang Ada Di Pikiranmu, KabutAyah Yang Terlalu Sibuk, Tempo DoeloeParanoid

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: