//
you're reading...
All, Stranger

Yang Ada Di Pikiranmu


Yang Ada Di Pikiranmu

Yang Ada Di Pikiranmu

Menyendiri adalah sesuatu aktivitas yang disukai Ignatius. Pada jam istirahat, apabila tidak duduk di ruang perpustakaan, maka ia akan pergi ke sebuah lapangan basket di belakang sekolah. Sambil membawa sebuah buku yang dipenuhi dengan kata-kata kunci yang ditulis pada hari sebelumnya, Ia mulai berkhayal. Kata-kata kunci tersebut dapat membentuk suatu cerita, dan konsep yang hanya dapat dilihat oleh Ignatius sendiri. Ia meletakkan buku tersebut di atas pangkuannya. Maka beberapa saat kemudian, datanglah kabut yang tebal menutupi lapangan basket tersebut.

Namanya adalah Slincair, seseorang berwarga negara Inggris. Ia mengenakan pakaian yang tebal dan berjalan beriringan dengan seseorang di sebuah jalanan yang sepi. Seseorang yang bersama Slincair adalah seorang wanita bernama Helena. Parasnya cantik, secantik wanita Inggris pada umumnya. Ia menggandeng tangan Slincair.

“Where’d we stop walking, honey?” tanya Helena dengan nada yang sangat lembut, nafasnya mendesah, bercampur dengan udara yang dingin.

“Just a few more steps. I promise.” jawab Slincair mantap, berusaha meyakinkan.

“I’m tired, honey.”

“I know …. I know ….” Slincair menatap Helena dengan tajam, lalu tersenyum pada kekasihnya itu.

Helena balas tersenyum.

Sementara itu, di dunia yang berbeda, Ignatius berusaha keras untuk menembus dimensi dan waktu, namun sepertinya usahanya hampir gagal. Ia kebingungan tentang gambaran kejadian yang dia dapat beberapa saat yang lalu. Siapa Slincair? Siapa Helena? Mungkin mereka adalah bagian dari mosaik cerita yang di dapat terlalu cepat.

Ignatius membuka kembali buku yang ditulisnya dari halaman ke halaman, Ia mencari bagian yang hilang. Selayaknya kehilangan kesadaran, Ia melakukannya dengan sangat beringas. Ia merasa marah dengan dirinya sendiri. Ia merasa gelisah dengan pikirannya. Akhirnya, sekelibat bayangan muncul di kepalanya dengan sangat cepat. Helena adalah Ibu dari Sammy. Tapi bagaimana bisa? Bagaimana bisa pada akhirnya, Gustave yang menjadi Ayah dari Sammy, dan bukan-nya Slincair?

Kembali, Iganitus memburu rasa penasaran-nya dengan terus memfokuskan pada suatu titik, dan berusaha mendobrak pintu dimensi dan waktu. Dari balik pintu tersebut, muncullah gambaran yang lain. Gambaran yang aneh. Helena menangis di sana, sedang memangku tubuh Slincair yang berlumuran darah. Gustave berdiri di belakang keduanya, berlatarkan sebuah kamar tidur yang berantakan.

Tanpa disadari, air mata Ignatius ikut mengalir, bersamaan dengan emosinya yang bercampur aduk. Ia tahu bahwa ada sesuatu yang teramat sedih yang terjadi di dalam kamar itu, namun Ia belum bisa mendapat gambarannya dengan sangat jelas. Maka diputuskanlah untuk menggambarkan sesuatu yang berkaitan, berbentuk segitiga antara Slincair, Helena dan Gustave.

“Apa yang ada dipikiranmu, Ignatius?” tanya Ignatius terhadap dirinya sendiri, sambil menuliskannya di atas lembaran buku.

Ia belum menjawabnya. Ia kembali menutup bukunya dan beranjak dari lapangan basket tersebut.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-

-This post also published on anotherday.tk


Related Post : Sang PengkhayalBerantakanHujanMisteriGang Sempit, Hutang Budi, Kabut, Ayah Yang Terlalu Sibuk, Tempo DoeloeParanoid

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

6 thoughts on “Yang Ada Di Pikiranmu

  1. imajinasimu tuh keren lho..
    membaca tulisan2 di sini seperti membaca novel hehe..
    ayo kapan dibukukan 😀

    Posted by 'Ne | January 17, 2013, 11:46 am
    • terimakasih, mbak. perlu waktu kayak-nya. karena lingkungan tempat dimana saya tinggal sangat tidak mendukung. saya butuh kesunyian kalau menulis, dan itu adalah hal yang hanya bisa saya dapatkan di pagi buta dan malam hari. tentu ini adalah impian saya sejak SMA untuk menerbitkan karangan fiksi saya suatu saat nanti, dan dengan mulai rajin menulis seperti sekarang, saya sedang berusaha mewujudkan-nya. 🙂

      Posted by Denny Leo | January 18, 2013, 4:31 am
  2. jadi penasaran,,, apa yg ada dalam pikiran Ignatius….

    Posted by kangyaannn | January 18, 2013, 8:55 pm
  3. 🙂 *bingung mau komentar gmn kalo baca fiksi, yah saya menyimak saja…

    Posted by setokdel | January 20, 2013, 12:21 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: