//
you're reading...
All, Death Magnetic

Magnet Kematian


Magnet Kematian

Magnet Kematian

Suatu ketika, perasaan ini bisa menjadi sangat terasingkan, dan dunia ini berbicara pada seseorang bahwa dia tidak pernah menjadi bagian dari kebahagian yang ditawarkan. Pada saat itu, mungkin adalah masa-masa tersulit, atau mungkin adalah masa-masa perpindahan antara pribadi yang lama menjadi pribadi yang baru. Namun apakah semua orang sanggup melewati masa-masa itu? Kenyataan bahwa tidak semua orang sanggup menghadapi tekanan, yang berakhir pada tindakan bunuh diri.

Kematian adalah magnet. Siapapun yang merasa frustasi tentu ingin mati. Bayangkan jika seseorang terbangun dari tidur-nya dan menemukan bahwa semua harapan-nya telah hilang. Kematian adalah suatu tempat paling asing di dunia, dan rasa penasaran itu memberikan harapan bahwa ada sesuatu yang jauh lebih baik daripada kehidupan. Apa yang akan terjadi setelah kematian terpenuhi? Manusia yang masih memiliki pikiran waras tentu tahu, bahwa setelah kematian, seseorang telah kehabisan pilihan.

Ignatius adalah salah satu contoh orang yang tidak waras. Insiden yang menimpa-nya telah membuktikan bahwa diri-nya tidak lagi waras. Bahwa sekalipun seseorang memiliki kepintaran yang teramat sangat, tidak dapat memastikan bahwa jiwa-nya sehat. Karena sesuatu yang salah, salah ditafsirkan bahwa kesehatan yang terutama berada di dalam otak, dan bukan jiwa. Isi otak hanya bagian dari kejiwaan.

Pernah seseorang mengalami suatu penolakan, apakah itu dalam bentuk cemoohan atau sentimen. Hal itu dapat menguatkan mental seseorang atau justru menyadarkan seseorang bahwa mereka saat ini berada di hutan belantara, dimana lidah manusia-nya sangat liar dalam bertutur kata. Setiap jengkal sisi negatif dari dunia ini merasuki jiwa Ignatius, sehingga membuat-nya sangat paranoid, dan akhir-nya menarik diri-nya pada suatu titik dimana, Ia lebih memilih untuk bunuh diri.

Saat ini Ignatius hanya terbaring lemah di atas tempat tidur. Sekantung darah terpaksa dialirkan ke dalam tubuh-nya demi mengembalikan darah yang telah dicecerkan-nya demi menyambut kematian itu. Tapi Ignatius tidak mati, dia masih hidup. Seorang dokter berdiri tepat disamping tempat tidur-nya. Ia memperhatikan Ignatius. Wajah-nya sangat serius, dan mengenakan kacamata. Beliau membaca-baca catatan yang ditemukan di kamar Ignatius, bersamaan dengan insiden yang terjadi. Buku tersebut tak lain adalah catatan Ignatius yang selama ini dibawa oleh Ignatius pergi kemana-mana.

Dokter tersebut sempat mengerutkan kening-nya berkali-kali ketika membaca catatan tersebut. Ia berusaha melihat catatan tersebut dari perspektif yang lain. Ada sesuatu yang tidak beres. Kata kunci berulang-ulang yang dituliskan tak lain adalah ‘laki-laki tua’, ‘kematian’, dan ‘pesan rahasia’. Hasil-nya acak-acakan, namun ada beberapa kata kunci khusus yang ditulis disetiap halaman-nya, sehingga membuat sebuah cerita yang berkaitan satu sama lain. Tapi inti dari keseluruhan cerita berasal dari tiga kata kunci utama yaitu; ‘laki-laki tua’, ‘kematian’, dan ‘pesan rahasia’.

Ada suatu kertas terselip di dalam buku tersebut, kertas yang ditulisi pesan lainnya. Ketika mengamati maksud isi dari pesan tersebut dan berhasil memahaminya, maka dengan tiba-tiba, sang Dokter segera meninggal kamar perawatan Ignatius, dan sempat menoleh ke wajah Ignatius sesaat sebelum benar-benar meninggalkan pintu kamar. Sang Dokter bergegas memasuki ruangan kantor-nya, dan mengambil posisi duduk yang baik, lalu membongkar buku-buku di atas meja-nya, seperti sedang berusaha mencari dan mencocok sesuatu.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-

-This post also published on anotherday.tk


Related Post : Skema, Kemarahan, Membasuh dan Mengangkat, Kembali Pulang, Pecinan, Tidak Masuk AkalKehidupan Yang Lebih Baik, Dunia Yang Berbeda

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: