//
you're reading...
All, Death Magnetic

Pecinan


Pecinan

Pecinan

Masa-masa itu telah berlalu, begitu yang ada dipikiran Gustave saat mengunjungi sebuah kawasan pecinan yang ada di kota San Francisco, Amerika Serikat. Berbagai tempat di dunia ini memang menyimpan banyak sejarah yang sangat luas dan tidak bisa dinilai hanya dengan pemikiran yang sempit dan akhirnya berbuntut pada sikap tidak saling menghormati. Masa-masa itu pun mungkin sudah berubah, sejak awal 80-an keturunan Tionghua yang berasal dari Cina Daratan berdatangan ke negara Amerika Serikat untuk menetap tinggal dan untuk mendapatkan kewarganegaraan. Aleksei adalah salah satu keturunan Cina daratan yang masih memiliki sedikit darah Rusia bercampur dengan Amerika Serikat, dan apabila diceritakan dengan sangat lengkap bagaimana hal itu bisa terjadi, maka mungkin hanya seorang sesepuh dari keluarga Aleksei yang dapat menjelaskannya dengan baik dan benar.

Hal-hal mengenai Aleksei sebenarnya adalah sesuatu yang sulit dijelaskan, karena di dalamnya terdapat sebuah dinamika kebudayaan yang telah bercampur aduk. Begitu juga dengan seorang Slincair, kemudian Brian dan Gustave seorang. Mereka adalah tiga sekawan yang terobsesi pada dunia intelejen dan berhasrat untuk bergabung dalam barisan terdepan pertahanan negara dengan mengandalkan otak mereka. Dan apa yang terjadi di masa depan kemudian? Aleksesi berhasil menjadi intelejen Indonesia, setelah bersama-sama dengan Slincair pergi meninggalkan Amerika Serikat sesaat setelah mereka menjalani masa-masa sukar. Masa-masa sukar ini adalah transisi dimana seorang Slincair harus melarikan diri dari kejaran para mafia yang bermaksud ingin memutus garis keturunan keluarga Aston. Setelah kekayaan keluarga Aston, disini adalah milik Ayah Slincair dikudeta oleh bawahannya sendiri, maka adalah sebuah pilihan ketika Slincair muda yang baru menamatkan sekolah menengah atasnya untuk melarikan diri ke berbagai negara, dan pada akhirnya membawanya ke Indonesia.

Bagaimana dengan Gustave? Indetitas dan asal usul Gustave adalah yang paling misterius. Gustave sempat pulang ke negaranya di Rusia dan menjadi intelejen untuk Rusia, sementara Brian Wilson yang tidak memiliki rumah selain di Amerika, hanya tetap di tinggal di negara asalnya dan memulai hari-harinya sebagai seorang pengangguran. Lalu bagaimana pada akhirnya Slincair dapat bertemu dengan seorang Aleksei? Gustave yang berteman baik dengan Aleksei karena masih memiliki garis darah Rusia ingin membantu sahabat terbaiknya untuk bersembunyi dari kejaran para mafia, maka diputuskan untuk menyembunyikan Slincair di sebuah pecinan. Berangkat dari sinilah, persahabatan antara Slincair dan Aleksei terbentuk.

Sebuah restoran yang dijadikan tempat persembunyian Slincair pada waktu itu masih berdiri dengan sangat kokoh. Pemilik restoran ini adalah kakek dari Aleksei dan seorang paman tertua Aleksei yang dahulu masih sangat muda kini menjadi penerus usaha masakan Cina yang legendaris di daerah pecinan tersebut. Paman Lie, begitulah biasanya beliau dipanggil dan untuk menunjukkan rasa hormat biasanya ketika menyebut nama orang ini anak-anak muda akan sedikit membungkukkan badan. Seperti biasa Paman Lie adalah orang yang sangat ramah, beliau ternyata masih mengenali Gustave dari kejauhan, maka cepat-cepat Ia menyusul keluar restoran.

“Hei, kid!” Paman Lie menyapa dengan penuh semangat, sementara Gustave masih tampak sedikit malu-malu, ‘C’mon come in, come in! How’re you kid?” Paman Lie memang lancar berbahasa Inggris tapi aksen bahasa Mandarinnya tidak pernah hilang, tidak bahkan setelah bertahun-tahun tinggal di Amerika.

“I’m fine, Uncle Lie.” Gustave sedikit membungkukkan badannya, tapi Paman Lie mencegahnya.

“Hei, don’t be like that, now you are an adult, not a kid again.” Paman Lie menarik Gustave masuk lalu mempersilahkannya duduk, dan bertindak sebagai seorang atasan, maka mudah bagi Paman Lie untuk meminta bawahannya melayani Gustave, “Hei, Zang Fei, get some special menu for our special guest today.”

Seorang pelayanan bernama Zhang Fei menanggapi dengan cepat, katanya, “Hao!” lalu menghilang ke dapur. Suasana restoran memang sangat ramai, namun tidak membuat momen ini menjadi tidak menyenangkan, karena Paman Lie sendiri adalah seseorang yang sangat luang dan mempercayakan pelayanan restoran kepada anak-anak buahnya.

“By the way, what’s the business you come here? For so long?” Pertanyaan Paman Lie membuat Gustave merasa tidak enak, namun Ia berusaha tampil sealami mungkin.

“I find Aleksei, did he go back to United States or go to elsewhere?” Gustave bertanya dan seolah sangat mengharapkan jawaban dari seorang Paman Lie.

“No, why? No, it’s not right. You shouldn’t ask me. I should ask you. Did you see him in Indonesia? See went to Indonesia years ago and never come back to here again.” Paman Lie menegaskan ketidaktahuannya. Dan memang benar, seharusnya Gustave lebih mengetahui keberadaan Aleksei sekarang, karena Ia baru meninggalkan Indonesia.

“Aleksei is missing, actually. I heard that since I became Russian intelligence and I’ve ever asked Slincair where’s Aleksei, but he never answer me correctly. There’s something that he won’t tell me.”

Paman Lie menggeser sedikit posisi duduknya lalu menatap mata Gustave dengan seksama, “So, you have to ask Slincair. Not me. I really don’t know. But why you kids really want to become an intelligence? Even since that you’re still 17 years old, all of your talking is about intelligence. What’s very insteresting from this job? Why didn’t you kids find another job? Without conspiracy or whatever.”

Gustave hanya tersenyum, seperti sedia kala bahwa jawaban yang paling tepat apabila ditanyai pertanyaan serupa adalah, “It’s about dedication.”

Pama Lie hanya menggeleng-geleng, tanda tidak mengerti dan sempat menjadi diam satu sama lain. Namun suasana itu kemudian cair kembali ketika Zhang Fei akhirnya datang membawakan menu lengkap yang disajikan secara khusus bagi Gustave.

Pencarian ini, pencarian tanpa hasil. Dan sampai saat ini Aleksei belum ditemukan rimbanya.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-

-This post also published on anotherday.tk


Related Post : Magnet KematianSkemaKemarahanMembasuh dan Mengangkat, Kembali PulangTidak Masuk AkalKehidupan Yang Lebih Baik, Dunia Yang Berbeda

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

2 thoughts on “Pecinan

  1. hm,…………asyik bangetssssss……..

    Posted by yisha | February 22, 2013, 9:00 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: