//
you're reading...
All, Another World

Berlalu Begitu Cepat


Berlalu Begitu Cepat

Berlalu Begitu Cepat

Datangilah tempat ini, tempat yang tidak dapat ditapaki dalam kecepatan yang lambat. Seperti kekuatan cahaya, kita dapat melintasi waktu dengan kecepatan yang tinggi. Apakah itu hanyalah teori di sore hari dari buku tua fisika yang telah berusia puluhan tahun? Bagi sebagian orang, waktu berlalu begitu cepat, pikiran mereka bekerja melampaui waktu dan bagi sebagian yang lain, waktu berlalu begitu lambat, pikiran mereka terjebak oleh waktu, terkurung di dunia yang tidak akan melayani dirinya lagi, kecuali dalam kenangannya. Seperti saat kita melihat, seseorang dapat berubah, seseorang yang lain sama sekali tidak dapat berubah.

Latief segera terbangun sesaat setelah dia menyadari bahwa seorang wanita yang sangat dicintainya tidak lagi mengenalinya. Demikian berakhir, bagaimana saat ini Latief merasa bahwa dirinya sama sekali tidak berarti. Namun sesungguhnya bukan itu yang dimaksudkan oleh sahabatnya SamSal, ada sesuatu lain yang ingin ditunjukkannya. Maka dari gelapnya malam, di halaman depan rumah Evelyn, SamSal menepuk punggung Latief, “Kamu berharga ….. Kamu berharga …..” katanya berusaha menghibur.

Desahan nafas Latief terasa begitu sesak, Ia mungkin saat ini sedang meneteskan air mata. Tanpa malu-malu Ia tahu bahwa saat inilah air mata itu harus diteteskan, demi mengurangi rasa tertekan dari dalam jiwanya. Kembali SamSal menegur, “Kamu telah tertinggal oleh waktu, sahabatku.” Kali ini ucapan SamSal sangat lembut. Belum ada tanggapan dari Latief, namun ada saatnya mungkin seseorang diberi kesempatan untuk terbangun dari tidur yang panjang.

SamSal menggiring Latief pergi menjauh dari halaman depan rumah Evelyn dan membawanya ke ujung jalan, tempat di mana terdapat sebuah papan nama gang. Sebisa mungkin Latief saat ini menahan derasnya tangisan yang Ia keluarkan karena Ia tahu bahwa SamSal sudah kewalahan. “Sam, kenapa kamu pergi begitu jauh? Kenapa saat ini aku tidak dapat menembus batas waktu, seperti yang kau maksudkan,” Pertanyaan Latief sedikit samar, sesegukan tangisnya sedikit mengganggu bicaranya.

“Kuncinya ada di pikiranmu,” jawab SamSal tenang, “Apakah kamu pikir saat ini Evelyn masih mengenalimu?”

Latief hanya menggeleng, sebuah gaya tubuh untuk menjawab tidak.

“Tapi bagaimana beberapa saat yang lalu, saat kamu masih yakin aku adalah Sammy dan Salvatore?” SamSal berusaha sebisa mungkin tidak membuat Latief kembali bingung.

“Aku percaya”. Latief menjawab dengan tangkas, tapi suaranya masih tersamar tangisan.

“Kepercayaanmu, terkadang tidak sesuai dengan kenyataan.” SamSal mulai menjelaskan lagi, “Kepercayaanmu, membuat dunia di alam pikiranmu sendiri, tapi terkadang tidak satupun di alam pikiranmu benar. Orang yang terlalu lama berada di sana bisa gila.”

Dunia ilusi, itulah yang dimaksudkan. Di alam pikiran manusia terdapat sebuah dunia asing yang tidak dapat dijamah oleh siapapun, kecuali oleh si pemilik pikiran.

“Kamu bisa menuliskannya mungkin, isi pikiranmu, tapi ingat, tidak semua dari yang tertulis itu nyata” SamSal mengakhiri penjelasannya dengan penekanan yang serius, “TIDAK SEMUA NYATA”

“Apakah aku sudah gila, Sam?” Latief bertanya, seperti perasaannya sudah dilanda frustrasi.

“Entahlah, apakah kamu sudah merasa gila?” SamSal menatap sahabatnya kali ini lalu memberikan sebuah sugesti, “Apakah kamu kira ini tidak nyata? jika tidak, artinya kau benar sudah gila.”

Latief memperhatikan sekeliling lalu melihatnya sebagai kenyataan, “Ini nyata …. Ini nyata …..” katanya lagi.

Senyum SamSal merekah dan tak berapa lama kemudian senyum Latief pun ikut merekah. Waktu yang berlalu begitu cepat, bukan begitu?


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-


Related Post : Terjebak Di Masa LaluSammy, Salvatore dan SamSalPerbatasanGudang Karet, Cinta Bersyarat, Jilatan Api, Penjara

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

2 thoughts on “Berlalu Begitu Cepat

  1. Ajeb ne critanya OM

    Posted by Newbie Tora | April 14, 2013, 7:28 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: