//
you're reading...
All, Garden of Eden

Lebih Dari Cinta


Lebih Dari Cinta

Lebih Dari Cinta

Orang banyak berbicara tentang cinta, apakah itu cinta yang mereka perjuangkan, tidak pernah dapat dimengerti. Ia hadir bagaikan cermin dua arah, menjadikan segala sesuatu yang dilihat dari dalam cermin tersebut adalah bayang-bayang. Orang yang sedang jatuh cinta dapat menjadi sangat gilanya, dan berpikir bahwa apa yang dirasakannya dapat membentuk dimensi lain yang menopangnya dalam keyakinan. Memang ada beberapa yang berhasil, sesuai naluri, cinta tidak pernah mengkhianatinya. Tidak, masih ada sesuatu yang salah dipahami mengenai cinta. Ada yang terlalu berjuang, ada yang kurang berjuang, tapi yang didapatkannya mungkin tidak pada subjek yang dibayangkannya. Sekali lagi yang didapat mungkin adalah objek dari cinta itu sendiri, yaitu harapan.

Harapan.

Dunia terbentuk dari kertas, begitu rapuh. Tersobek, saat itu langit akan membuka dan berkata pada setiap telinga yang mendengar, tapi tak satupun yang mendengar, “Hari ini adalah hari dimana harapan akan diberikan.”

Putus Asa.

Cinta, Setengah Ilusi, Setengah Nyata. Setiap hari cinta datang ke dunia, tapi tidak seperti apa yang manusia pikirkan. Gelap, hari-hari akan menjadi gelap saat untuk pertama kalinya cinta mengkhianati tuannya. Bukankah kedengarannya seperti ciptaan sendiri? Cinta adalah ciptaan tiap-tiap makhluk hidup. Seekor hewan akan menangisi kematian anaknya, seperti kekejaman yang dilakukan manusia saat tidak menyadari tangisan itu.

Bangunlah, cinta lebih dari urusan Asmara! Ucapan itu sempat mengganggu sesosok pria yang duduk dalam gelap. Pria berusia 23 tahun ini telah menghabiskan hampir 10 botol minuman keras dan mabuk. Gerakannya loyo, matanya berpendar, dalam jiwanya merusak diri adalah jalan terbaik saat ini, karena ia marah, marah pada cinta yang sesungguhnya adalah dirinya sendiri. Bukankah yang layak disalahkan adalah cinta? Cinta yang hanya bertahan dalam jiwa dan tidak pernah berwujud nyata. Ruangan kamar tersebut berantakan. Sesungging senyuman dilemparkannya ke arah jendela. Malam terasa menyatu dengan raga, saat di mana pagi dan malam tak ada lagi bedanya. Bersembunyi jauh lebih baik.

Sekilas bayangan dalam keadaan frustrasi dapat membawa segala sesuatu yang pernah terlewat terasa begitu indah. Apa yang telah ditinggalkan dijejaki dalam kerinduan yang mencekam. Takut dan gelisah adalah ekspresi yang wajar. Setan-setan membisiki bahwa pada saat itu dialah korban dari semua permasalahan, bahwa dia harus membalaskan dendamnya. Membayangkan pembunuhan, kekerasan tanpa mengenal ampun, bahkan upaya untuk mengakhiri hidup adalah bisikan-bisikan setan. Sedikit lagi hasutan, maka semua emosi negatif tersebut akan menjadi kejahatan yang nyata.

Sudah dua hari sejak peristiwa itu, Latief saat ini sudah dianggap sebagai perwira desersi. Perwira yang mungkin akan bernasib sama dengan banyak veteran-veteran perang yang tidak lagi dapat membedakan jaman. Terlalu banyak pengkhianatan, saat cinta hanya dibuai dalam balutan asmara sesaat. Cinta seharusnya lebih dari itu, cinta adalah kepedulian, cinta adalah kemanusiaan.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-


Related Post : Mengirim Maut, Bayangan, Kecemburuan, Jejak Kejahatan, Takdir dan Penghukuman, Kegelisahan

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

14 thoughts on “Lebih Dari Cinta

  1. makin pedih…………
    latief cemen ya?
    *aslinya sih semua orang emang cemen oleh cinta……..hahahhahaaaaaaaaaaa……….

    Posted by yisha | April 23, 2013, 7:49 am
  2. Cinta yg rumit utk dia

    Posted by nyonyasepatu | April 23, 2013, 8:59 am
  3. sepertinya tulisan2 yg bernama Latief akan menjadi sebuah buku yah mas Denny….buku yg alurnya misterius

    Posted by Larasati | April 23, 2013, 12:10 pm
  4. Cinta kadang membuat orang mabuk kepayang :D.

    Posted by pursuingmydreams | April 23, 2013, 2:05 pm
  5. wah .. susah ya kl cinta hanya berbalut asmara semata dan sesaat saja

    Posted by duniaely | April 24, 2013, 5:33 pm
  6. segitu rumitnya cinta.. saya cuma ingin cinta yang sederhana.. 😀

    Posted by papapz | April 25, 2013, 11:01 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: