//
you're reading...
All, Garden of Eden

Takdir dan Penghukuman


Takdir dan Penghukuman

Takdir dan Penghukuman

Telah banyak hal dituliskan, bahkan mungkin setiap lembaran kisah tidak akan cukup memenuhi jawaban atas apa yang dicari di dunia ini. Orang-orang akan banyak bertanya tentang apa yang ditulis dalam kisah ini, apakah ini adalah sesuatu yang nyata? Bisa jadi kenyataan apabila benar yang dikatakan adalah sesuatu yang menyinggung perasaan. Atau sebaliknya kisah yang ditulis ini hanyalah isapan jempol dan filosofi di dalamnya adalah buaian sastra. Tapi semua itu membuka tabir sebuah dunia yang sunyi, dimana para perwira di negara ini bersembunyi di balik kedamaian dunia. Perwira-perwira yang kesepian, dan tak akan pernah dianggap, karena semakin berat beban itu diberikan maka semakin berbahaya kehidupan seseorang itu, dan menjauhkan diri. Tak ada kedamaian sampai pada ajal yang menjemput, dan kepastian bagi seorang perwira adalah mati di tangan musuh atau mati di tangan Tuhan.

Semua itu terjadi sekarang, dan SamSal telah menyadari keberadaannya. Siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya. Menjadi bagian dari yang misterius dan tidak memiliki tempat tinggal, terasing di antara dua kehidupan yang lama. Dia bisa memilih, hidup dalam kedamaian atau hidup dalam kesunyian. Menjadi sesuatu yang normal dan tidak terbebani oleh banyak dosanya di masa lalu adalah sebuah pilihan yang tepat, namun sebuah perjanjian telah mengikatnya secara absolut bahwa kehadirannya di dunia yang terang, selalu ditarik kembali oleh kegelapan. Untuk kembali dan menjadi pendosa seumur hidup, dan Ia pun mulai melihat bahwa akhir dari penghukumannya adalah api neraka.

Ketika memandang pada Latief, SamSal melihat sebuah harapan, bahwa sahabatnya tersebut masih dapat lari tanpa ada sesuatu pun yang mengejarnya di belakang, dan mungkin dipenjara seumur hidup atas pembunuhan terencana adalah sebuah pilihan hidup yang masih mengijinkannya memiliki nyawa daripada hidup bebas dan menanti saat-saat kematian yang tak pasti. Sementara atasannya tidak mau tahu, apakah yang terjadi terhadap Latief? Semua seperti sebuah pion di atas papan catur yang tidak lagi berguna dan pada saatnya akan dikorbankan untuk melindungi seorang Raja. Latief tidak memiliki kesalahan selain karena dia telah mengalami desersi. Di mata para petinggi intelejen yang rasional, kata ‘desersi’ adalah sebuah tanda bahwa perwira yang mengalaminya adalah perwira yang tidak lagi berguna. Tutup mulutnya secepat mungkin atau tindakan lain yang merugikan negara akan dilakukannya. Semua orang memahami kegilaan apa yang akan dilakukan oleh orang sakit hati.

Kualitas perwira seperti Latief mungkin mudah dicari penggantinya, namun berbeda dengan SamSal, yang hingga saat masa perdamaian sangat sulit mencari penggantinya. SamSal adalah pembunuh bayangan terbaik yang pernah dimiliki oleh negara ini, dan atas keputusannya sendiri, saat ini Ia tidak lagi melayani negara. Pertanyaan yang benar untuk kasus ini adalah, apakah seorang pembunuh bayangan dapat kembali menjalani kehidupan normal sebagaimana mestinya? Jawabannya adalah tidak, dan seperti yang telah diketahui saat ini, bahwa petinggi intelejen yang marah karena merasa diinterupsi kembali mengirim banyak sekali pembunuh bayangan untuk membungkam SamSal. Namun dibalik itu semua ada sebuah rencana brillian yang memang disengaja.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-


Related Post : Lebih Dari CintaMengirim MautBayangan, Jejak Kejahatan, Kegelisahan

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

2 thoughts on “Takdir dan Penghukuman

  1. You always write something like this.. ada sedikit “labirin”, ada sedikit twist nya, tapi intelektualnya tidak ketinggalan tapi pemakaian bahasanya mudah dimengerti, nice bro 😀

    Posted by araaminoe | May 8, 2013, 5:01 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: