//
you're reading...
All, Garden of Eden

Kegelisahan


Kegelisahan

Kegelisahan

Malam itu sangat tidak ramah, SamSal tidak dapat memejamkan matanya sedikitpun. Ia mendengar banyak sekali gerakan di halaman rumahnya, semua hal yang membuatnya semakin curiga. Kaca jendela rumahnya terbuka dan selalu dibiarkan terbuka, sementara angin dapat masuk ke dalamnya memberikan kesan yang menyeramkan. Gorden jendela dibiarkan terbentang, membentuk sosok yang samar-sama di tembok kamar sesuai dengan imajinasi. Lampu dimatikan dan tanpa penerangan. Apa yang berada di pikiran lelaki itu pastilah terlalu berat, dan seperti hari penghakiman yang akan datang, saat ini kehidupan telah mengkhianatinya. Hidup semestinya sederhana, jika semuanya berada di tempat yang semestinya, namun saat kehidupan itu diletakkan terlalu tinggi dalam ketakutan, maka yang terjadi adalah teror kegelisahan di malam hari.

Apapun yang ada diluar kaca jendela tersebut adalah maut, dan SamSal selalu siap apabila salah satu dari mereka akhirnya memiliki keberanian untuk masuk. Lama mengamati dari luar, setelah tiga hari menyusup diantara pagar-pagar rumah, para pembunuh bayangan tersebut masih bergentayangan. SamSal tidak bergeming saat salah satu dari empat bayangan yang dapat dirasakannya masuk mendekati pekarangan rumah, dan setelah itu yang terjadi adalah gerakan lainnya yang membuat naluri bertahannya tersulut. Satu loncatan yang sangat cepat dilakukan oleh SamSal dari atas tempat tidurnya dan dengan cepat menyergap keluar jendela. Udara di luar tidak terlalu baik dan sesuai dugaan memang ada empat sosok di luar sana. Kesanggupan SamSal teruji, melihat bahwa kekuatan instingnya masih bekerja. Terdengar sebuah jeritan kemudian dan sayatan yang sangat kuat di udara, menembus kulit. Yang terlihat adalah tetesan darah. Satu telah dilukai dan SamSal masih berdiri membelakangi jendela kamarnya dari luar.

“Sudah kukatakan, kalian tidak akan bisa membunuhku.” Dengan wajah yang mengerikan sang Raja pembunuh bayangan tersebut, yaitu SamSal berbicara, “Luka ditubuhmu itu adalah kebaikan dariku, karena aku belum menusuk jantungmu.”

Nafas yang terengah-engah serta sorot mata penuh ketakutan ditunjukkan oleh salah satu pembunuh bayangan yang sudah terluka. Pada saat yang bersamaan SamSal juga mengancam pembunuh bayangan lainnya yang masih bersembunyi diantara gelapnya malam, “Katakan kalian akan mundur, atau kalian akan bernasib sama.”

“Maafkan aku, Sam ….” Pembunuh bayangan yang terluka tersebut berbicara, ucapannya terdengar samar-samar di tengah kegugupannya.

“Kalian begitu mudah mendapat maaf dariku, tapi tidak satupun dari kalian yang memaafkanku. Apakah nyawaku begitu berharga untuk kalian?” SamSal menunjukkan kemarahannya dengan sangat mengerikan, ucapannya sangat dalam, “Aku sudah muak, dan mulai sekarang aku berjanji, aku akan menghabisi kalian sampai pada akar-akarnya.”

Detik berikutnya menjadi sangat mencekam, lolongan anjing menggema diudara, menyambut bangkitnya iblis yang bersemayam dalam diri SamSal. Gerakannya sangat cepat, seperti bayangan yang sebenarnya bahwa dalam hitungan detik ketiga pembunuh bayangan lainnya telah tersungkur di atas tanah, meneteskan darah. “Ini yang kalian harapkan.” SamSal mengacungkan belatinya ke udara.

Dan tragedi itu terjadi begitu saja. Mudah bagi SamSal untuk memberikan pembalasan, namun mungkin sudah saatnya untuk pergi meninggalkan negara ini setelah urusan Latief selesai.


POST ILLUSTRATION CREDIT

-If you enjoyed this post, please share it-


Related Post : Lebih Dari CintaMengirim MautBayanganJejak Kejahatan

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

3 thoughts on “Kegelisahan

  1. dan ini hanyalah mimpi?. Pertamax gan :D.

    Posted by Andy Batee | May 28, 2013, 5:43 pm
  2. Samsal si tokoh yang pemaaf namun jarang dimaafkan oleh lawan-lawannya . Cerita yg terkesan misteri … Sukses selalu sobat…

    Posted by Noer | June 1, 2013, 4:06 pm
  3. Keren.

    Posted by mohrifaihadi | June 2, 2013, 5:36 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: