//
you're reading...
Ghost in Human, Uncategorized

Sepenggal Kisah di Dili

escape-rooms-vs-their-video-grame-cousins-x2Ada masalah yang belum selesai, memang begitu sepanjang jaman. Saat pemenang berdiri tegak di hadapan masa depan yang cerah, tidak lama setelah itu mereka akan menghadapi perlawanan dari kekalahan yang membalas dendam. Mereka yang dilahirkan di masa sulit akan berusaha semampunya mempertahankan perdamaian, namun generasi yang lahir dimasa perdamaian mungkin akan lupa tentang perjuangan tersebut. Permasalahan yang tidak terselesaikan sepanjang jaman adalah klaim atas kebenaran sejati.

Aku kembali akan menemui sahabat lamaku yang membantuku untuk melarikan diri dimasa reformasi itu, sekalipun Ia menginginkan supaya aku tidak menemuinya lagi. Terlalu berbahaya, ujarnya saat itu dengan nada cemas. Melalui Dili aku melarikan diri ke Australia melintasi laut Timor hingga berakhir di desa terpencil ini. Jauh dari benua Asia, di benua Eropa ini, di tanah Inggris, saat inilah aku berada. Bagaimana bisa? Sisa dari perjalanan panjang itu adalah kisah yang bagiku tidak menarik.

Saat ini insting yang memanggilku, bahwa tempat ini tidak lagi aman. Saat setiap negara mulai memperketat keamanan batas batas administrasi mereka demi penanggulangan terhadap terorisme. Secara pribadi aku adalah seorang bayangan, aku memakai identitas yang dibuat dengan mudahnya dimasa lalu. Tidak mudah untuk bertindak dan tidak mencolok, keahlian bela diri dan defensif bukan alat berkilah yang tepat di negara asing. Mereka lebih terorganisir saat ini, dengan sistem digital yang mumpuni. Terkepung adalah kemungkinan terburuk saat di pergoki.

Siapa pun dirimu saat ini, dan apa pun usahamu menjadi orang yang lebih baik, namun satu-satunya penghapusan dosamu adalah melalui penghukuman. Jika kematian adalah hal yang layak kuterima, maka aku tidak ingin mati di negara ini dan menjadi abu dan kisah dongeng yang tidak nyata. Ada banyak catatan sejarah yang menuliskan kisah heroik para pahlawan dan yang melegenda adalah mereka yang telah tiada. Nama mereka akan disebutkan dibuku buku sejarah dan dengan bangga diklaim sebagai sebuah kebenaran. Pahlawan adalah juga manusia, kesalahan kesalahan mereka ditutupi indahnya penulisan sejarah pada momen tertentu yang membuatnya agung.

Sepenggal kisah di DILI, mungkin itu yang akan menuntun aku kembali ke jati diri yang sudah lama aku lupakan. Jari jemariku sudah bergetar memegang revolver tua dalam imajinasiku yang telah aku telantarkan. Aku menanti momentum itu, London, kota besar, tujuanku, dan upaya pertaruhan untuk melarikan diri.

IMAGE CREDIT TO : LINK

Advertisements

About Denny Leo

My mind just exploding and I'd like to write a story in a thousand years ......

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Recent Posts

Top Posts & Pages

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: